Jumat, 11 Juli 2025

KUA Tarogong Kaler Rutin Gelar Bimbingan Perkawinan Setiap Hari Kamis: Wujud Komitmen Membangun Keluarga Sakinah

 

KUA Tarogong Kaler Rutin Gelar Bimbingan Perkawinan Setiap Hari Kamis: Wujud Komitmen Membangun Keluarga Sakinah

Tarogong Kaler, Garut — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tarogong Kaler terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kehidupan rumah tangga masyarakat melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Kegiatan ini secara konsisten dilaksanakan setiap minggu sekali, tepatnya setiap hari Kamis, di Balai Nikah KUA Tarogong Kaler.

Kegiatan bimbingan perkawinan ini diperuntukkan bagi calon pengantin yang telah mendaftarkan pernikahan di wilayah Tarogong Kaler. Mereka diwajibkan mengikuti proses pembekalan guna mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara matang, baik secara lahir maupun batin.

Dipandu oleh para narasumber berpengalaman seperti Bapak H. Nanang Nugraha, S.Sos. dan Bapak H. Cecep Rohmat, S.Ag., materi yang disampaikan meliputi aspek agama, psikologi, komunikasi suami-istri, kesehatan reproduksi, serta pengelolaan konflik rumah tangga. Para peserta tidak hanya diberikan teori, namun juga diajak berdiskusi, berbagi pengalaman, dan melakukan simulasi komunikasi pasangan.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap calon pengantin yang menikah di wilayah Tarogong Kaler telah mendapatkan bekal ilmu dan pemahaman yang cukup untuk membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Bapak H. Cecep Rohmat, S.Ag., selaku penyuluh agama Islam di KUA Tarogong Kaler.

Menurut Kepala KUA Tarogong Kaler, Bapak Asep Irpan, S.Ag. kegiatan Bimwin ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Agama RI dalam rangka penguatan institusi keluarga dan pencegahan perceraian.

“Bimbingan ini bukan hanya formalitas, tetapi merupakan bentuk kepedulian kami agar calon pengantin memahami hak dan kewajiban mereka, serta mampu membangun rumah tangga yang harmonis, sehat secara fisik dan emosional,” ujarnya.

Selain itu, para peserta juga diberikan buku panduan Bimbingan Perkawinan yang telah disusun oleh Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag RI, sebagai bekal lanjutan yang bisa dipelajari di rumah.

Program ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Banyak peserta yang mengaku tercerahkan dan merasa lebih siap menjalani kehidupan rumah tangga setelah mengikuti kegiatan ini.

“Awalnya saya kira ini hanya formalitas sebelum menikah, tapi ternyata sangat bermanfaat. Kami jadi lebih memahami pentingnya komunikasi, peran suami-istri, dan cara mengatasi perbedaan pendapat,” ungkap salah satu peserta.

Dengan adanya kegiatan rutin ini, KUA Tarogong Kaler berharap angka perceraian dapat ditekan, dan tercipta lebih banyak keluarga tangguh dan harmonis di tengah masyarakat.

Kegiatan bimbingan ini terus dibuka setiap minggu bagi calon pengantin yang telah terjadwal, dengan tetap menerapkan prinsip pelayanan yang ramah, profesional, dan penuh edukasi. Masyarakat yang hendak menikah pun diimbau untuk tidak hanya memenuhi syarat administratif, tetapi juga menyiapkan mental dan spiritual melalui bimbingan ini.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar